Dalam sambutannya Dekan  Fakultas Ushuluddin al-Ustadz. Syamsul Hadi Untung, M.A, MLS menyampaikan: Tiada ungkapan terindah selain ungkapan kesyukuran, seorang mukmin,muslim di tuntut untuk menyikapi nikmat-nikmat Allah Swt  tersebut dengan bersyukur karena nikmat tersebut adalah pemberian dari yang Maha Kuasa, yang sebagai jalan dalam rangka ketaatan kapada Allah S.W.T  dan tidak menyebabkan mereka sombong dan lupa kepada yang memberikan nikmat tersebut. Dan barang siapa yang mensyukuri nikmat-Nya, maka Allah pun akan membalasnya. Sebagaimana firman Allah Swt:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Artinya:

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Q.S.: 14:7).

Penting kiranya kita selalu bersyukur atas ni’mat yang diberikan oleh Allah kepada kita, dalam agenda pelantikan SEMA (Senat Mahasiswa Fakultas)  dan  HMP (Himpunan Mahasiswa Prodi) adalah bentuk kesyukuran karena mahasiswa diberikan kesempatan mengemban amanat untuk berorganisasi, Amanat untuk berorganisasi tersebut harus dijalankan dengan hati yang Ikhlas, tulus, berkhidmah dengan hati nurani, tanpa mengkhinati amanat tersebut, beliau menyampaikan salah satu wujud kesyukuran adalah tidak berkhianat atas amanat yang telah diamantkan, dan jauh lebih daripada itu adalah mengharap Keridhon dari Allah S.W.T

Mengutip dari Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, bahwa Keorganisasian merupakan fenomena kemodernan. Masyarakat yang berorganisasi adalah masyarakat modern, dalam bermasyarakat kamu harus tahu organiasi, kalau tidak kamu akan tersisih dalam percaturan di Masyarakat. Selain itu, beliau juga mengingatkan kepada seluruh pengurus baru SEMA (Senat Mahasiswa Fakultas) dan HMP (Himpunan Mahasiswa Prodi), agar berfikir dan bertindak secara sistematis dan tidak asal-asalan, Karena bergerak secara dinamis dan sistematis, adalah ciri-ciri orang modern.

Dalam kesempatan ini juga Dekan Fakultas Ushuluddin menyampaikan dalam berorganisasi  perlu adanya koordinasi yang solid antar semua lini dan bagian-bagian yang terkait, Koordinasi antar bagian di dalam organisasi bertujuan agar tidak terjadi tumpang tindih, kekacauan, dan berbagai masalah lainnya yang tidak diharapkan. Itu lah pentingnya sebuah koordinasi dalam sebuah organisasi untuk mengusahakan terjadinya keselarasan dan keseimbangan antara pekerjaan yang dilakukan oleh individu dengan individu yang lainnya di dalam organisasi tersebut berkaitan dengan hal tersebut Allah berfirman dalam al-Qur’an surat al-Maidah:2:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Artinya: Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya (Qs: al-Maidah:2)

Sebelum menutup acara pelantikan tersebut beliau berpesan kepada pengrus SEMA dan HMP yang baru dengan kalimat bekhidmalah dengan Hati, Tetapkan tujuan dalam hati, temukan kepuasan dalam hati, berkhidmalah dengan ketetapan hati yang teguh,Bangun team dengan kesehatian, berkhidmalah dengan sepenuh hati.