http://ushuluddin.unida.gontor.ac.id

Fakultas Ushuluddin

——————————————————————————————————–

Sejarah

Fakultas Ushuluddin

               

Berbagai tantangan umat Islam di masa lalu, saat ini dan masa mendatang dalam semua bidang kehidupan memerlukan jawaban-jawaban yang merujuk pada pondasi agama Islam. Pondasi agama Islam yang paling penting dan mendasar adalah konsep teologinya yang berdasarkan pada prinsip Tauhid. Bahkan tauhid tidak hanya menjadi landasan teologi Islam, tapi juga menjadi landasan ontologi, kosmologi dan epistemologinya.

               

Kajian bagi bidang-bidang itu dimulai dari fakultas Ushuluddin. Hal ini menunjukan betapa pentingnya eksistensi fakultas ini bagi pengkajian ilmu-ilmu keislaman yang lain dan bahkan terhadap agama lain. Meski kajian teologi Islam umumnya merujuk pada referensi klasik, namun-karena ia diperlukan untuk menjawab tantangan kontemporer fakultas ini menawarkan mata kuliah yang merujuk kepada pemikiran klasik dan modern.

               

Para mahasiswa tidak hanya mempelajari pemikiran Islam ulama era awal Islam tapi juga pemikiran ulama kontemporer. Dengan penguasaan pondasi ilmu dalam Islam, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam secara simultan. Fakultas yang berdiri bersamaan dengan Institut ini yaitu tahun 1963, mempunyai misi melahirkan ulama sejati yang memiliki otoritas dalam bidangnya, mampu menjawab tantangan umat Islam.

Fungsionaris Fakultas Ushuluddin

Dekan

: Syamsul Hadi Untung, M.A., MLS.

Wakil Dekan

: M. Adib Fuadi, M.A, M.Phil, Ph.D.

Ka. Prodi Studi Agama-Agama

: Asep Awaludin, M.Ag.

Ka. Prodi  Aqidah dan Filsafat Islam

: Moh. Isom Mudin, M.Ud

Ka. Prodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir

: Ahmad Fadly Rahman Akbar, M.Us.

 

 

Translate »